Optimisme akan diaktifkannya kembali program pembelian obligasi untuk membantu menekan biaya pinjaman Spanyol dan Italia telah kembali merebak pasca janji Presiden ECB Mario Draghi untuk melakukan apa pun guna menyelamatkan Euro pada pekan lalu.
"Nampaknya buy on rumor & sell the fact sekali lagi kembali mewarnai pasar," kata Michael Woolfolk, analis mata uang senior pada BNY Mellon di New York. "Jadi kemungkinan Euro masih akan terdukung setidaknya hingga sesaat sebelum pengumuman keputusan, untuk kemudian kembali dihantam profit taking setelahnya."
ECB dijadwalkan untuk menggelar pertemuan pada hari Kamis, sehari setelah Federal Reserve AS mengakhiri pertemuan kebijakan 2 harinya. Sementara banyak analis masih mempertanyakan tentang seberapa agresif tindakan yang akan diambil ECB, mengingat Jerman yang merupakan ekonomi terbesar dan pemain kunci zona Euro hingga saat ini masih menunjukkan penolakan terhadap beberapa solusi yang diusulkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar